Aberdiksi baru saja mengadakan acara
yang luar biasa, yaitu acara tensi gratis massal. Temanya keren lho : Tensi
gratis untuk semua. Acara ini diketuai oleh Bagus Cahya, yang dibantu oleh
beberapa Kadiv. Acara ini dilaksanakan di Masjid di Cheng Hoo, dan mampu
menjaring sekitar 300 orang.
Laporan wartawan
Siang itu pukul sebelas, saya dan
empat orang teman berangkat ke masjid Cheng Hoo, menyusul teman-teman dan
panitia yang sudah lebih dulu sampai. Sampai di masjid Cheng Hoo lima belas
menit kemudian, masjid Cheng Hoo sudah penuh oleh orang yang hendak shalat
Jum’at. Segera saya mengambil air wudhu dan mencari tempat untuk melaksanakan
shalat Jum’at.
Usai shalat Jum’at, kami langsung
bertugas : bagian pubdok (publikasi dan dokumentasi) mempromosikan acara ini
dan mengajak orang-orang untuk mengikuti acara tensi. Divisi Kamzin (Keamanan
dan Perizinan) yang diketuai oleh teman saya, Adhyaksa Akbar, bersiap-siap
untuk menjaga keamanan dan ketertiban acara, serta teman-teman dari bagian
peralatan yang berkeliling untuk memastikan semua peralatan dan kebutuhan
tersedia dan berjalan dengan baik. Tidak ketinggalan pula para juru foto yang
berjalan-jalan sambil menenteng kamera untuk mengabadikan momen yang meriah ini
dalam kanvas cahaya mereka. Saya, dan teman-teman lain dari tim medis, bersiaga
di belakang meja tensi dengan “senjata” kami : Tensimeter dan stetoskop, untuk
mengukur tensi orang-orang yang datang, serta beberapa lembar selebaran yang
diberikan oleh bagian pubdok untuk memberi sosialisasi ringan tentang tensi dan
hidup sehat.
Selama bertugas. saya pribadi merasa
senang karena banyak orang yang datang ke acara ini untuk memeriksakan
kesehatan mereka, karena mereka ternyata adalah orang-orang yang sadar dan
peduli dengan kesehatan mereka. Yang lebih membuat saya senang, adalah karena
dari lima pasien yang saya periksa, semuanya menunjukkan hasil yang
menggembirakan : tensi mereka normal. Saya bersyukur karena mereka semua
ternyata sangat sehat.
Saya sempat menanyai tentang gaya
hidup mereka. Kebanyakan dari mereka rutin berolahraga. Biasanya mereka
berjalan kaki di pagi hari (sekitar waktu Subuh) sebelum mereka melaksanakan
aktivitas-aktivitas mereka. Selain itu, mereka pun cukup minum air dan rajin
mengkonsumsi makanan sehat, seperti sayur-sayuran dan makanan rendah garam. Dan
juga, mereka juga rutin untuk memeriksakan tekanan darah mereka, serta memiliki
pengetahuan yang cukup tentang tensi darah. Dalam pikiran saya, mereka termasuk
yang benar-benar concern dalam urusan kesehatan mereka.
Semoga makin banyak orang-orang
Indonesia, khususnya di daerah Surabaya dan sekitarnya, yang sadar dengan
kesehatan diri mereka, supaya kita bisa mewujudkan generasi Indonesia yang
sehat. (Indra M)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar