Kamis, 13 Oktober 2011

Meet The Mawapres

Are you the next Mawapres ?


Duhita Pramesthi Hayuningtyas
(Duhita) | PD 09
Surabaya, 2 November 1992
Kedung Tarukan V no. 29 Surabaya
085743551423 | @duhiduhinyet
“I dreamt a dream about my childhood and I was born to do it.”

Nah, ini dia juara II Mawapres 2010, Kak Duhita. Kakak ini mengaku ingin menantang dirinya untuk ikut Mawapres, karena akan ada rasa puas tersendiri apabila berani mengikuti kegiatan.  Kiat-kiat khusus Kak Duhita dalam mempersiapkan untuk Mawapres adalah tetap belajar dan berorganisasi, termasuk juga aktif dalam karya tulis. Soal gaya belajar Kak Duhita, ia sering belajar kalau waktunya efektif, namun masih merasa kurang bagus karena kurang bisa menarget. Semangat yang digunakan Kak Duhita adalah kata-kata, ‘Aku kok nggak tau, temenku kok tau, rasanya jadi bodoh sendiri kalo nggak tau apa-apa’, jadi semangat belajar. Apabila merasa jenuh saat belajar, Kak Duhita refreshing dengan main game, baca komik, dan jalan-jalan dengan teman. Harapan untuk diri Kak Duhita adalah lebih banyak cari pengalaman, belajar lebih baik dan cepat lulus. Pesan buat maba, “Jangan terlalu santai di semester 1, harus sudah menemukan pola belajar yang sesuai, dan banyak tulis karya ilmiah.” Bagi Kak Duhita, kebutuhan kuliah 70% dan untuk ormawa 30%, karena bagaimanapun, tujuannya adalah menjadi dokter. Salah satu quote dari Winnie the Pooh ini menjadi favoritnya Kak Duhita, “If you’ll live a hundred years, I wanna live a hundred years minus one, so I don’t have to live without you.”


Abdurrahman
(Maman) | PD 09
Surabaya, 26 Desember 1992
Wisata Bukit Mas C8-28 Surabaya
085648654513 | @ma2nnis
“Belajar terus hingga ke liang lahat…”
Mas Maman adalah juara III Mawapres 2010. Motivasinya ikut Mawapres adalah untuk menambah prestasi ke depannya, dalam jangka panjang agar mempermudah mengambil PPDS. Untuk gaya belajar, Mas Maman mengaku belajar dimana pun, kapan pun, dan dalam keadaan apapun, sebab belajar adalah kebutuhan utama. Untuk memacu semangat belajar, Mas Maman lebih senang membuat target, misalkan, bulan ini harus menghabiskan materi A, lalu sering mengulang-ulang pelajaran, apalagi untuk mata pelajaran baru, butuh waktu lama untuk menemukan cara belajar yang enak. Untuk mengatasi jenuh saat belajar, Mas Maman mengatasinya dengan cara berwudhu, mendengarkan lagu, dan main game. Harapan Mas Maman untuk dirinya sendiri adalah menjadi dokter yang bermanfaat dan dapat merubah keadaan, lalu menjadi dosen dan professor. Untuk maba, Mas Maman berpesan untuk memanfaatkan waktu kuliah sebaik mungkin, dengar dan catat apapun yang penting, dan dekati teman-teman yang pintar. Jangan lupa untuk beristirahat yang cukup. Bagi Mas Maman, kuliah adalah yang terpenting, 90%, sisanya untuk ormawa. Quote favorit Mas Maman adalah “Berlaku adil lah meski engkau punya kekuatan untuk berkuasa, bersabar dan jangan marah meski punya kemampuan untuk membalas”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar